Kenapa disebut Bulan Haram? Ibnu Muhammad Al-Jauzi dalam kitab ‘Zad
Al-Masir fi Ilm At-Tafsir’ menjelaskan, dinamakan Bulan Haram karena
dalam empat bulan itu diharamkan pembunuhan atau peperangan, sebagaimana
juga diyakini kaum Jahiliah sebelum Islam datang di bumi Mekah. Selain
itu, karena pahala kebaikan di Bulan Haram akan dilipatkan dan demikian
pula dosa keburukan.
Kendati demikian, bukan berarti bulan-bulan di luar Bulan Haram tidak
mulia. Seperti Ramadhan, jelas bulan penuh kasih sayang, pengampunan,
dan keberkahan. Umat Islam jangan lagi terjebak kepada pemahaman
dangkal, sebagaimana ketika memahami keutamaan surat atau ayat Al-Quran
tertentu. Dipersepsi, misalnya, hanya surat Yasin yang memiliki
keutamaan dahsyat. Muncullah tradisi Yasinan, sementara tidak pernah ada
tradisi Al-Fatihahan, Al-Baqarahan, Ali Imranan, An-Nisaan.
Kegiatan yang dilakukan pada 10 Muharram 1439 atau 30 September 2017 di SD Negeri Bitin dapat dilihat DISINI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar